Pesan Tiket Mudah Murah

Rabu, 17 Februari 2010

Logam Elektronik Bekas di Medali Olimpiade


KANADA - Untuk pertama kalinya dalam sejarah olimpiade, medali yang akan diberikan untuk para pemenang terbuat dari logam yang terdapat dari komponen elektronik bekas.

Dilansir melalui Cellular News, Rabu (17/2/2010), perusahaan asal Kanada yang menjadi penyuplai metal untuk medali olimpiade musim dingin, Teck mengungkapkan bahan emas, perak dan tembaga yang digunakan untuk medali, dikumpulkan dari logam-logam yang terdapat dari barang elektronik bekas (eWaste).

Penggunaan eWaste ini dianggap cukup membantu, apalagi di tengah langkanya komponen logam lain seperti emas dan tembaga. Bahkan penggunaan logam saat ini dianggap terlalu beresiko, mengingat senyawa tersebut tidak dapat diperbaharukan.

Masih melalui sumber yang sama dikatakan, jumlah eWaste di Eropa meningkat tiga hingga lima persen setiap tahunnya, atau hampir mencapai tiga kali dari alur pengumpulan total sampah di Eropa. Oleh karena itu, badan penanggulangan sampah dan perangkat elektronik di Eropa (WEEE) akhirnya menggunakan kebijakan untuk tidak menyatukan sampah elektronik dengan sampah jenis lainnya.

Meski dikumpulkan, sampah tersebut tidak didaur ulang melainkan di ekspor ke beberapa negara berkembang untuk dijadikan barang 'second' yang masih bisa digunakan. Secara tidak langsung, negara berkembang yang menerima ekspor eWaste tersebut akan menjadi tempat pembuangan akhir eWaste dari Eropa.

Selain itu, terkadang beberapa pihak juga melakukan ekspor eWaste secara ilegal ke negara-negara seperti Ghana, Nigeria dan China. Sayangnya, negara-negara tersebut tidak memiliki kemampuan untuk mendaur ulang eWaste tersebut secara aman dan bertanggung jawab. Apalagi, banyak dari perangkat elektronik ini yang mengandung komponen beracun, yang dapat membahayakan kehidupan lingkungan dan manusia.

Sayangnya, Teck tidak membuat materi eWaste dalam medali ini mendominasi kumpulan komponen. Teck hanya menggunakan logam dari eWaste ini dalam jumlah sekian persen. Namun begitu, Teck mengupayakan agar medali tersebut pun dapat di daur ulang di kemudian hari.

Ke depan, WEEE berupaya untuk menawarkan medali dengan bahan eWaste ini ke pertandingan-pertandingan lainnya. Penggunaan medali eWaste dalam olimpiade musim dingin ini dianggap sebagai yang pertama dan cukup menginspirasi.
Sumber : http://techno.okezone.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GO GO GO!

Ohchan

Ohchan